Tindakan Aseptik Sirkumsisi

A. Tindakan Aseptik

 

Asepsis adalah keadaan bebas dari mikroorganisme penyebab penyakit. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya melalui teknik asepsis. Teknik asepsis/aseptic adalah segala upaya yang dilakukan untuk mencegah masuknya mikroorganisme ke dalam tubuh yang kemungkinan besar akan mengakibatkan infeksi. Tindakan asepsis ini bertujuan untuk mengurangi atau menghilangkan mikroorganisme yang terdapat pada permukaan benda hidup atau benda mati. Tindakan ini meliputi antisepis, desinfeksi, dan sterilisasi.

Untuk itu, diperlukan perlakuan khusus pada alat dan bahan operasi, lapangan operasi, operator, dan asisten sebagai pelaksana.

Antisepsis adalah upaya pencegahan infeksi dengan membunuh atau menghambat pertumbuhan mikroorganisme pada kulit dan jaringan tubuh lainnya. Bahan yang digunakan disebut antiseptik. Antiseptik adalah bahan yang dapat membunuh atau menghambat pertumbuhan kuman, ada yang bersifat sporosidal (membunuh spora) dan non sporosidal.  Digunakan pada jaringan hidup khusus, yaitu kulit dan selaput lendir.

Alkohol bersifat bakterisid yang kuat dan cepat, efektif dalam beberapa menit tetapi bersifat non-sporosidal. Konsentrasi optimum adalah 70%. Bekerja dengan cara menyebabkan koagulasi pada dinding bakteri.

Iodin povidon (Betadin® dan Isodin® ) merupakan kompleks iodium dengan polyvinylpirolidone yang relatif tidak merangsang kulit, larut dalam air, dan masa kerjanya lebih lama dari iodium. Setelah dioleskan, sebelum dilakukan tindakan, tunggu sekitar 2 menit untuk dapat melepaskan iodium bebas. Perlu diperhatikan adanya reaksi atau riwayat alergi terhadap iodium.

 

Tindakan yang dilakukan terhadap lapangan operasi adalah :

  1. Pegang dan tarik sedikit ujung prepusium dengan kasa steril oleh tangan kiri.
  2. Usapkan iodine povidon 10% ke seluruh permukaan penis dan daerah sekitarnya dengan tangan kanan.
  3. Dengan cara yang sama, usapkan juga alcohol 70%.
  4. Tutuplah lapangan operasi dengan duk bolong steril.

 

Gambar 5.1

Tindakan Antisepsis dan Pemasangan Duk

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Perhatikan pola pengusapan yang melingkar keluar dan tidak mengusap bagian yang sudah diusap sebelumnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pemasangan duk bolong dengan memperhatikan bahwa permukaan luar adalah zona steril.

 

Pengusapan iodin povidon maupun alkohol dimulai dari ujung distal penis, diteruskan ke pangkal (proksimal) secara melingkar mengarah keluar seperti pola obat nyamuk (sentrifugal), tunggu sekitar 2 menit.

Pengusapan dengan pola ini dimungkinkan tidak ada permukaan yang terusap lebih dari sekali dengan permukaan kapas/kasa yang sama. Hal ini diperlukan supaya kotoran yang telah menempel pada kapas/kasa tidak mengotori kembali daerah yang sudah diusap atau dibersihkan sebelumnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply