Teknik Insisi Ganda (Double Incision Technique) Pada Sirkumsisi

Sayatan dilakukan dua kali. Pertama adalah menyayat kulit (tanpa menyayat mukosa) kedua adalah menyayat mukosa dari bagian dalam setelah prepusium dibalik keluar. Kerugian teknik ini adalah sangat besar resiko tersayatnya glans penis / korpus penis, apalagi jika yang di khitan tidak kooperatif, teknik ini sebaiknya tidak digunakan.

 

Teknik penggunaanya :

  1. Beri tanda garis insisi secara melingkar terhadap batang penis (sekitar tiga millimeter proksimal dari sulkus) dengan garis pada frenulum lebih ke distal.
  2. Sayat bagian kulit prepusium dengan menggunakan bisturi.
  3. Balikkan prepusium ke luar.
  4. Sayat mukosa sejajar dengan sayatan kulit di luar tadi sehingga semua bagian prepusium terpotong (kulit dan mukosa).

 

  1. Tandai batas insisi sekelilingnya dengan spidol. Insisi dengan menggunakan skapel/bisturi.
  2. Balikkan dan lipat prepusium sehingga bagian mukosa terletak di luar. Insisi sejajar dengan insisi kulit di atasnya.

Leave a Reply